Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Minggu, 16 Desember 2012

Jokowi ngotot pemerintah pusat bayar 70 persen utang proyek MRT

Jokowi ngotot pemerintah pusat bayar 70 persen utang proyek MRT
mrt jepang. railway-technology.com

Pemprov DKI terus melobi pemerintah pusat agar proyek MRT yang telah memasuki tahap lelang bisa segera dikerjakan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ngotot biaya pengembalian utang sebagian besar dipegang pemerintah pusat 70 persen dan 30 pemda.

"Pengennya itu," kata Jokowi di rumah dinasnya di Jalan Suropati, Jakarta, Minggu (16/12).

Sekadar diketahui Pemprov DKI ternyata gagal melobi Menteri Keuangan Agus Martowardojo terkait pembayaran utang pada Japan International Cooperation Agency (JICA) selaku pemberi pinjaman. Kini, Jokowi gencar melobi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

"Saya sudah telepon minggu kemarin, nanti diatur," ujarnya.

Dalam perbincangan itu, Jokowi mengeluhkan soal pengembalian biaya utang itu dan mendengar langsung solusi dari pemerintah pusat.

"Saya sudah telepon masalah sharing beban seperti apa, karena lelang sudah berjalan," jelas Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hatta sudah mendengar langsung apa yang dikeluhkanJokowi terkait kelangsungan proyek MRT.

"Jadi Pak Jokowi dan Pak Menkeu sudah bertemu tapi Pak Jokowi mengatakan buntu. Pak Jokowi minta Pak Menko (Hatta) itu meng-handle untuk mengkoordinasi masalah ini," kata Hatta di sela-sela perayaan ulang tahun WWF Indonesia ke-50 di Bundaran HI Jakarta, Minggu (16/12).

Rencananya, Hatta akan menjadi motor pertemuan kembali antara Menkue dengan Jokowi pekan depan. Pertemuan ini nantinya bisa memberikan solusi kelanjutan proyek MRT.

Hatta menjelaskan, proyek MRT dibiayai oleh pemerintah pusat dan daerah. "Saya belum tahu formulanya seperti apa, jadi sampai situ dulu. Yang penting duduk sama-sama dulu nanti dibicarakan bagaimana baiknya," jelasnya.

Sumber: merdeka.com