Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Selasa, 26 Agustus 2014

Kisah Pengantin di Masjid Sunda Kelapa dapat Kejutan Jokowi


Kisah Pengantin di Masjid Sunda Kelapa dapat Kejutan Jokowi
Putri Rizki Arlita dan Diponegoro Santoso di rumah orangtua Putri di Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2014) malam. Jokowi hadir sebagai saksi di pernikahan mereka.

Kebahagiaan Putri Rizki Arlita berlipat ganda. Pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI itu, pada Minggu (24/8/2014) pagi, sah menjadi istri Diponegoro Santoso (27). Akad nikah pasangan yang sama-sama berusia 27 tahun itu dilaksanakan di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh Gubernur DKI sekaligus presiden terpilih Joko Widodo beserta istri. Lebih dari sekadar hadir, Jokowi bahkan menjadi saksi dari pihak perempuan.

Kehadiran Jokowi beserta istri menjadi kado yang sangat spesial. Putri mengaku sangat bahagia karena Jokowi menghadiri dan menjadi saksi pada momen sakral di depan penghulu tersebut. Sekitar dua pekan sebelum hari pernikahan, Putri mengundang Jokowi dan memintanya sebagai saksi. "Ketika saya menyebar undangan, saya mengundang bapak Gubernur sekaligus minta Bapak menjadi saksi," kata Putri ketika menerima Tribunnews di rumah orangtuanya di Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu malam. Pada kesempatan itu, Putri ditemani sang suami.

Namun, kata Putri, ia tak berani berharap banyak. Sebagai sekretaris Jokowi di kantor Gubernur DKI, Putri tahu persis kesibukan atasannya tersebut. Hanya kepada beberapa kerabat dekat, Putri mengaku mengundang Jokowi. Namun, ia pun tak memastikan apakah Jokowi benar-benar bisa hadir di acara akad nikah. Sementara kepada kerabat yang lain, Putri memilih merahasiakannya. Apa jadinya kalau Putri telanjur memberi tahu semua orang bahwa ia mengundang Jokowi namun Jokowi tak hadir? "Kami tidak kasih tahu ke banyak orang kalau mengundang Pak Jokowi," timpal Diponegoro.

Tampaknya, Jokowi merencanakan kejutan untuk Putri. Tanpa memberi kepastian kepada Putri bahwa ia akan datang, pada waktunya, Jokowi muncul di Masjid Sunda Kelapa yang tak sampai 1 km dari rumah dinas Gubernur DKI. Putri pun terkesan sekaligus bersuka cita. "Senang akhirnya Bapak bisa datang," kata perempuan berhijab itu. "Kami tidak tahu kalau Pak Jokowi mau datang," ujar Diponegoro.

Diponegoro pernah bekerja di Cyrus Network yang menjadi konsultan politik Jokowi ketika bertarung pada pemilihan gubernur DKI Jakarta. Sedangkan Putri adalah pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI yang menjadi sekretaris Jokowi sejak April 2013.

Sumber: kompas.com

Kamis, 10 Juli 2014

Prabowo marah-marah pada media yang tidak mendukungnya

Prabowo marah-marah pada media yang tidak mendukungnya

Udara sejuk dengan hembusan angin tak membuat darah Prabowo dingin. Dia menumpahkan kekesalannya ke sejumlah awak media di rumahnya, Rabu (9/7/2014) siang. Awak media yang kena semprot berasal dari media-media yang condong ke kubu Jokowi-JK.

Siang itu, sehabis mencoblos, Prabowo mempersilakan media televisi, cetak dan online masuk ke kediamannya. Tempat tinggalnya yang begitu megah di Puncak Bukit Pemburu di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prabowo mempersilakan setiap media mewawancara dirinya satu per satu.

Dia juga mempersilakan setiap media memilih tempat wawancaranya masing-masing. Asalkan masih berada di halamannya. ANTV memilih lokasi depan pendopo. CNN memilih sebuah sudut di dalam Pendopo rumah Prabowo. Lalu yang lainnya menyebar di halaman. Ketika diwawancarai Berita Satu, Prabowo mulai menyinggung.

"Berita satu ini tak fair. Sadis dia. Sama juga seperti Jakarta Globe (satu group dengan berita satu). Jahat itu Jakarta Globe," kata Prabowo.

Wartawatinya cuma tersenyum, lalu Prabowo tetap bersedia diwawancarai. Kemudian saat hendak diwawancarai Kompas TV, Prabowo juga sempat menyinggung. Tapi kemudian tetap mau diwawancarai. Saat itu seharusnya sehabis Kompas TV giliran Metro TV mewawancarai Prabowo.

Kru Metro TV sudah mengambil tempat persis disamping Kompas TV yang tengah mewawancarai Prabowo. Tapi begitu selesai wawancara, Prabowo langsung pergi dan melewati giliran Metro TV. Dia langsung pergi ke tempat CNN akan mewawancarai dia di dalam pendopo rumahnya.

Kru Metro TV pun terbengong-bengong. Sementara Prabowo sudah duduk di kursi yang disetting kru CNN di dalam pendopo. Kejadian selanjutnya inilah yang bikin Prabowo naik pitam. Wartawati Metro TV yang bertubuh tinggi langsung memotong sesaat sebelum Prabowo mulai wawancara dengan CNN. Sebeneranya Wartawati itu hanya menyampaikan bahwa Metro TV ingin mewawancarai Prabowo.

"Metro TV itu jahat. Apa dosa saya sama Surya Paloh sampai kalian begitu jahat dengan saya. Tak berimbang pemberitaan kalian. Kalau tidak mau disakiti, jangan menyakiti orang lain. Itu ajaran semua agama. What have I done to Surya Paloh? Saya tidak pernah merasa berbuat apa-apa dengan dia. Kamu mau tidak tanyakan itu kepada Surya Paloh?," kata Prabowo kepada wartawati.

Disini semua wartawan yang mengelilingi diam. Membisu. Wartawati Metro TV menjawab akan menyampaikannya ke Surya Paloh. Tapi Prabowo cepat memotong.

"Kamu tak akan berani," kata Prabowo. "Saya ini punya banyak pendukung. Bagaiman kalau saya bilang ke pendukung saya tak perlu nonton Metro TV, habis kalian. Kompas juga termasuk, Berita Satu juga. Begitu juga Tempo. Apa yang saya pernah buat dengan Gunawan Muhammad. Dengan Megawati. Nanti akan saya datang orang-orang itu satu per satu. Pasti. Sebab saya tak pernah menyakiti mereka. Sekarang yang sudah mewawancarai saya boleh keluar. Ini rumah saya. Ayo kita wawancara dengan CNN. Go Ahead," kata Prabowo.

Anak buah Prabowo pun bergerak cepat. Semua wartawan yang sudah selesai mewawancarai Prabowo cepat-cepat disuruh keluar. Sementara wartawati Metro TV dan para kru masih bengong. "Kita tunggu saja coba," kata wartawati itu ke beberapa krunya.

TRIBUNNEWS.COM,

Rabu, 09 Juli 2014

10 Hasil Hitung Cepat Pemilihan Presiden

Hasil perhitungan resmi akan diumumkan KPU pada 22 Juli 2014.

Capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo.
Capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo. 
Hasil perhitungan cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei telah selesai dilakukan, Rabu 9 Juli 2014 malam. Berikut perolehan suara  Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

1. RRI:
Update: 2014-07-09 22:56:01 WIB
Data masuk: 98.50 persen.
Prabowo-Hatta: 47,46 persen.
Joko-Kalla: 52,54 persen.

2. Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis:

Data masuk: 93, 41 persen.
Prabowo-Hatta: 52, 05 persen.
Joko-Kalla: 47,95 persen.

3. Jaringan Suara Indonesia:

Data Masuk: 91,35 persen.
Prabowo-Hatta: 50,16 persen.
Joko-Kalla: 49, 84 persen.

4. Lembaga Survei Nasional:

Data Masuk: 97,34 persen.
Prabowo-Hatta: 50,19 persen.
Joko-Kalla: 49,81 persen.

5. Saiful Mujani Research Institute:

Data Masuk: 99,60 persen.
Prabowo-Hatta: 47,05 persen.
Joko-Kalla: 52,95 persen.

6.Indikator Politik Indonesia-Metro Tv:

Data Masuk: 99,50 persen.
Prabowo-Hatta: 47,03 persen.
Joko-Kalla: 52,97 persen.

7.CSIS-Cyrus:

Data Masuk:99,85 persen.
Prabowo-Hatta: 48,11 persen.
Joko-Kalla: 51,89 persen.

8.Litbang Kompas:
Sampel Masuk : 100 persen.
Prabowo-Hatta: 47,66 persen.
Joko-Kalla: 52,34 persen.
Suara Sah : 70,37 persen.
Suara Tidak Sah : 0,94 persen.
Suara Tidak Digunakan : 28,69 persen.

9. Indonesia Research Centre:

Data Masuk: 100 persen.
Prabowo-Hatta: 51,11 persen.
Joko-Kalla: 48,89 persen.

10. Lingkaran Survei Indonesia:
Data Masuk: 98,05 persen.
Prabowo-Hatta: 46,43 persen.
Joko-Kalla: 53,37 persen.

Sumber:  VIVA.co.id

Sabtu, 05 Juli 2014

Ini Isi Maklumat Jokowi-JK


Calon Presiden Joko Widodo memberikan orasi dalam acara Konser Salam 2 Jari Menuju Kemenangan Jokowi-JK, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). Konser ini dihadiri oleh ribuan simpatisan Jokowi-JK.

Dalam konser yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014), calon presiden Joko Widodo membacakan maklumat di hadapan ribuan orang yang hadir di acara tersebut. Konser yang menghadirkan artis-artis Ibu Kota itu yang telah menyatakan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kedatangan Jokowi ke panggung diiringi lagu "Salam Dua Jari" yang dibawakan Slank, Oppie Andaresta, dan kawan-kawan yang menggelar "Konser Salam 2 Jari Menuju Kemenangan Jokowi-JK". Begitu tiba, Jokowi langsung menuju salah sudut panggung dan menyampaikan maklumat yang dicetak pada selembar kertas putih.

Berikut Maklumat Jokowi-JK yang dibacakan dalam Konser Salam 2 Jari di Senayan:

MAKLUMAT JOKOWI-JK

Saudara- saudari sekalian, tidak ada yang lebih membanggakan dalam hidup saya selain berdiri di sini dihadapan Anda semua. Anda adalah orang-orang yang selalu bekerja keras, mengorbankan waktu dan tenaga, menyumbangkan pikiran dan gagasan serta semangat untuk mewujudkan jalan kebaikan dan perubahan bagi Indonesia

Anda semua adalah pembuat sejarah dan sejarah baru sedang kita buat. Itulah yang menjadi alasan mengapa saya dan pak JK berdiri di sini

Apresiasi kepada semua yang menjaga nilai-nilai keagamaan, di masjid, di gereja, di vihara, di pura, serta mereka yang konsisten melestarikan nilai-nilai adat nusantara

Saya dan Pak JK berdiri di sini bukan karena nafsu untuk berkuasa apalagi dengan menghalalkan segala cara.

Kami berdemokrasi untuk mendengar. Kami datang untuk ikut menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah. Kami hadir untuk ikut memberi rasa damai, bukan jadi pemicu konflik.

Saudara-saudari, kita berkumpul untuk membulatkan tekad, menyatukan hati dan bekerja keras sebagai tanggung jawab untuk melakukan perubahan demi kebaikan Indonesia dengan cara-cara bermartabat.

Kita berkumpul di sini sebagai bagian dari demokrasi yang memastikan partisipasi seluruh rakyat untuk menentukan masa depan bangsa, penghormatan pada hak azasi manusia, berjuang untuk keadilan dan memelihara keberagaman serta perdamaian.

Kita menolak segala bentuk intimidasi, kebohongan dan kecurangan yang mencuri hak rakyat untuk menentukan masa depan Indonesia.

Sebarkan kebaikan…! Rakyat tidak perlu percaya pada fitnah dan kebohongan. Kita semua telah dihantam fitnah dan kebohongan, tapi kita tak pernah tumbang karena kita bekerja tulus untuk Republik tercinta.

Kita semua adalah penyala harapan untuk Indonesia. Kekuatan kita adalah pada kerelaan. Anda rela bersatu padu, berdiri tegak, bekerja keras menyuarakan pesan tegas bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk perubahan.

Saya dan Pak JK sekali lagi berterima kasih pada seluruh relawan, pemuka agama, tokoh masyarakat, aktifis, pekerja seni, petani, nelayan, buruh, guru, pegawai negeri , mahasiswa – pelajar, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyatukan tekad mengawal proses pemilu Presiden ini demi tercapainya cita-cita bersama.

Buat generasi muda, adik- adik saya… Kalian pemilik masa depan Indonesia. Ijinkan kakakmu ini mengajak kalian semua untuk ikut menentukan arah Indonesia

Jalan tinggal selangkah lagi. Jaga TPS Anda…!

Saya dan pak Jk berjanji jika Anda memberi kehormatan luar biasa pada kami untuk menjadi Presiden dan wakil Presiden, maka kami akan bekerja keras setiap hari untuk Anda, dan untuk anak-anak Anda.

Salam perdamaian, Salam 2 jari…!