Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Selasa, 30 Oktober 2012

Ini Konsep Orchard Road Jakarta Versi Jokowi


Straits Times Orchard Road, Kawasan Belanja Paling Top di Dunia


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama untuk membuat creative public space yang rencananya akan terpusat di tiga titik, yaitu area Thamrin City-Plaza Entertainment X'nter (EX), Blok M-Mayestik, dan area Kota Tua.
Becermin pada Orchard Road di Singapura itu, jadi tebersit untuk menata kota yang ada tempat duduknya, warga bisa berjalan kaki dengan tenang, ada tamannya juga, PKL-nya ditata.
-- Joko Widodo
"Bersama Menteri Pariwisata dan Kreatif (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), akan diadakan creative public space. Kalau di Singapura, ya seperti Orchard Road. Hari ini sudah ditinjau ke area Thamrin dan Blok M," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (29/10/2012) malam.
Jokowi ingin menjadikan tiga area itu seperti Orchard Road di Singapura. Di Orchard Road, di samping kanan-kiri terdapat display-display dan gedung mal sebagai pusat perbelanjaan.

"Nah, dengan becermin pada Orchard Road di Singapura itu, jadi tebersit untuk menata kota yang ada tempat duduknya, warga bisa berjalan kaki dengan tenang, ada tamannya juga, PKL-nya ditata. Nanti juga ada yang berjualan handycraft dan main gitar di tengah-tengahnya," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, yang melatarbelakangi pengadaan creative public space adalah terciptanya ruang publik yang tidak hanya dapat digunakan sebagai interaksi antar-warga untuk saling menyapa, tetapi juga menampilkan sisi kreatif dan produk-produk kreatif dari masyarakat.

Program kreatifnya, kata Jokowi, akan masuk ke anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai pemerintah pusat. Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membiayai infrastrukturnya.

"Tinggal pelaksanaannya saja. Makanya tadi lihat lapangan. Kalau enggak lihat lapangan, kendala teknis enggak akan terpantau. Plaza-plaza di daerah itu pasti mendukung untuk memperbaiki area itu," kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi mengatakan, ide pengadaan creative public space harus mendapatkan persetujuan dari anggota dewan.

"Nanti konsep segera diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Creative public space ini untuk membangkitkan kreativitas masyarakat dan bagaimana usaha produktif itu bisa berkembang," kata Jokowi.

Ia mengaku sudah dua kali bertemu Menparekraf Mari Elka Pangestu untuk membicarakan perihal rencana ini. Malam ini pun, Jokowi berencana mengadakan pertemuan tertutup dengan Mari Elka Pangestu untuk membahas rencana tersebut lebih lanjut.

"Ya, nanti akan saya sampaikan ke Bu Mari atas tinjauan saya tadi. Setidaknya saya sudah tahu dan menguasai wilayah itu, jadi gampang ngomongnya. Ha-ha-ha...," kata Jokowi sambil tertawa.

Sumber : kompas.com