Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Senin, 17 Desember 2012

Beredar Pesan Berantai Ganjil-Genap, Jokowi Bingung

Beredar Pesan Berantai Ganjil-Genap, Jokowi Bingung
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (©AntaraFoto)

Beberapa hari yang lalu beredar pesan berantai broadcast message mengenai penetapan kebijakan pelat nomor kendaraan bermotor genap-ganjil dalam mengatasi kemacetan di Jakarta. Pesan berantai itu menyebut Gubernur DKI Joko Widodo atau Jokowi telah menetapkan sistem genap-ganjil yang akan dimulai pada 1 Januari 2013.

Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Jokowi malah kaget dan mengerutkan dahi. "Ah, broadcast? Siapa yang broadcast? Tidak ada. Tidak ada. Belum, ngga itu ngga. Belum. Sosialisasi aja baru dimulai," ucap Jokowi di Balaikota, Jakarta, Senin (17/12/12).

Dia menambahkan sistem genap-ganjil itu masih dalam tahap penggodokan. Jika telah matang baru diluncurkan dan diterapkan di jalan-jalan Jakarta. Untuk pemberitahuannya sendiri akan diumumkan sebelum tanggal penetapan sistem genap-ganjil.

"Minimal 1 bulan sebelumnya atau 2 bulan sebelumnya pasti ada pemberitahuan," kata mantan Walikota Solo ini.

Pesan'broadcast sistem genap-ganjil yang mengatasnamakan Perda DKI itu sempat membuat beberapa warga Jakarta bertanya-tanya. Karena belum sampai sebulan sosialisasi genap-ganjil, telah beredar isu penetapannya.

Terlebih lagi, pesan yang tercantum dalam 'brodcast' itu sangat lengkap menyebutkan jam operasional dan jalur-jalur genap-ganjil. Selain itu, ada pula imbauan agar masyarakat mulai mempersiapkan kendaraannya.

Sumber : liputan6.com