Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Minggu, 16 Desember 2012

Jokowi: Kendaraan lewat jalur sepeda di KBT akan ditilang

Jokowi: Kendaraan lewat jalur sepeda di KBT akan ditilang

Jalur sepeda di KBT

Hari ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalur sepeda sepanjang 6,7 kilometer di Kanal Banjir Timur (KBT), Pondok Kopi, Jakarta Timur pukul 07.00 WIB. Pada peresmian ini, Jokowi langsung menjajal dengan menggunakan sepeda pribadinya.Jokowi ingin jalur sepeda itu steril dari pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan bermotor.

"Telah dibuka tadi dicoba jalur sepeda di Kanal Banjir Timur sejauh 6,7 kilometer, tapi di samping kanan kiri tamannya perlu dipercantik dan diperindah," ujar Jokowi usai meresmikan jalur sepeda di KBT Pondok Kopi, Jakarta Timur, Minggu (16/12).

Mantan wali kota Solo ini mengatakan, fasilitas ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Tempat ini akan menjadi public space dengan mengutamakan penghijauan. "Perlu diperbaiki tamannya," jelasnya.

Selain meresmikan jalur sepeda, Jokowi juga meresmikan taman di sebelah lajur kanan dan kiri. Jalur sepeda ini diharapkan dapat diakses seluruh warga Jakarta tanpa gangguan pedagang kaki lima dan pengendara roda dua. "Nanti akan ditambah juga jalur lagi sehingga nanti kalau pohonnya sudah tinggi feeder ridernya sudah ada lagi," jelasnya.

Jokowi menegaskan, ruang publik juga akan ditambah. Jika tidak ada lahan dan tanah akan dilakukan pembelian. "Public space sebanyak mungkin. Kalau enggak punya lahan beli, enggak punya tanah beli. Dan ini ada sambungan lagi," katanya.

Untuk pengawasannya agar tidak ada PKL, akan ada petugas yang menunggui. Bila tidak ada yang menunggui, akan banyak yang menggunakan jalur tersebut. "Ya ditungguin, nanti kalau enggak ditungguin bisa diduduki lagi. Tapi kalau motor ya ditilang," katanya sembari tertawa.

"Yang jelas nanti masyarakat juga bisa ikut menjaga, ikut memelihara," ujarnya.

Sumber: merdeka.com