Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Senin, 07 Januari 2013

Tambah PAD, Ahok akan perjualbelikan izin fiber optic

Tambah PAD, Ahok akan perjualbelikan izin fiber optic
Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Pemprov DKI Jakarta akan menertibkan perizinan penggunaan fiber optic. Ke depan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan memperjualbelikan pemasangan fiber optic dengan tujuan menambah pendapat asli daerah.

"Ini bisa jadi penambahan penerimaan daerah. Karena kita lagi mau kejar PAD Rp 100 triliun buat DKI," kata Basuki usai rapat di Balai Kota Jakarta, Senin (7/1).

Dia melihat, selama ini DKI telah dirugikan dengan pemasangan fiber optic. Padahal selama ini mereka bebas memasang fiber dengan bebas.

"Kita mau investasi pengusaha fiber optik. Dia kan bisa dapat untung, disewain ke provider, kita bisa minta 10 atau 20 persen," katanya.

Pria yang disapa Ahok ini menambahkan, aturan itu bukan main-main. Dalam waktu dekat dia segara mengusulkan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) yang diajukan ke Jokowi untuk fiber optic.

"Untuk Perda distribusi dari swasta kita minta 10 atau 20 persen masuk ke DKI. Kan mereka pake tiang kita, nanti langsung setor nanti kita kan bikin smart city, kita tahu tiang mana yang dipakaikan ada GPS nya jadi tidak mungkin hilang termasuk billboard," jelas Ahok.

Sumber : merdeka.com