Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Sabtu, 12 Januari 2013

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari 2013

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari
Jokowi jajal jalan layang non tol. nurul ©2013 Merdeka.com

Pemerintahan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta akan segera mencapai 100 hari pertama. Semua upaya dilakukan Jokowi terutama mengatasi problem besar macet dan banjir. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjanjikan satu kejutan sebagai resolusi Pemprov DKI Jakarta di tahun 2013. kabar gembira itu akan langsung disampaikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

"Pak gubernur akan bikin kejutan, tanggal 22 Januari," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (2/1).

Tak cuma satu, kata Ahok, tapi banyak kejutan. Namun demikian, sebelum kejutan tanggal 22 Januari, ada kejutan pada 15 Januari. Apa saja?

1. Integrasi Kopaja ke jalur Busway

Integrasi Kopaja masuk jalur Busway akan diuji coba pada 15 Januari nanti. Integrasi secara fisik dan tiket akan diujicoba pada Kopaja S13 (Ragunan-Grogol) dan P20 (Lebak Bulus-Senen).

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari

"Jadi, tanggal 15 sudah jalan,"ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Balaikota Jakarta, Senin (7/1).

Dia mengatakan yang akan diintegrasikan bukan untuk semua kopaja dan metromini. Namun, diperuntukkan untuk kopaja yang sudah direvitalisasi atau direhab.

"Contohnya, dia busnya baru, pakai AC, speknya tinggi, ada pintu ke busway. Jadi kopaja yang ada sekarang ya enggaklah. Untuk S13, 20 bus dan P20 ada 20 bus," terangnya.

Sistem tiketing untuk integrasi ini, Udar mengaku penumpang Kopaja akan ditarik bayaran Rp 5000. Dia memisalkan, Kopaja yang dari Lebak Bulus jalan, nanti jika sampai Kuningan penumpang berhenti dan ganti busway tidak akan dikenakan biaya kembali alias gratis.

"Enggak bayar lagi, begitu turun Transjakarta enggak bayar lagi," katanya.

2. Uji coba layang non tol Antasari-Blok M

Dari hasil tinjauan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ke Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari-Blok M siap diujicobakan pada 15 Januari. Nanti akan dibuka terlebih dahulu arah selatan. Yakni arah Blok M ke Cipete.

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari
jalan layang non tol blok m-antasari. merdeka.com/Imam Buhori

"Nanti semua kendaraan bisa naik ke atas mulai 15 Januari," kata Kepala Seksi Simpang Tak Sebidang Dinas Pekerjaan Umum DKI, Heru Suwondo, kepada wartawan, Kamis (10/1).

Heru mengklaim pekerjaan proyek itu sudah berjalan 99 persen. Dia pun sudah menguji coba lebih dulu kemantapan aspal di fly over ini. Meskipun demikian, ada beberapa kekurangan. Salah satunya rambu-rambu lalu lintas dan tanam hijau (pohon).

"Tinggal trafficnya saja, kalau strukturnya sudah bisa dipakai semua," ujar Kepala Dinas PU Ery Basworo di JLNT Antasari-Blok M Jakarta Selatan, Kamis (10/1).

3. Penentuan nasib monorail

Jumat akhir tahun lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo rapat dengan PT Jakarta Monorail guna membahas tentang nasib monorail yang sudah lama mangkrak. Jokowi memberikan deadline hingga tanggal 15 Januari 2013.

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari

"Kita berikan tenggat tanggal 15 harus siap semuanya. Masalah financial crossing, kajian teknis. Semuanya rampung dan sudah siap, Bappenas juga ada nanti kita libatkan

dari sisi pasokan listrik. Perkiraan saya pertengahan Januari akan saya putuskan," kata Jokowi di Kantor Balai Kota, Jakarta, Jumat (28/12).

Kemungkinan besar, Mantan Wali Kota Solo ini bakal tetap melanjutkan pembangunan Monorail dengan menggandeng PT Jakarta Monorail. Namun demikian, Jokowi belum memutuskannya.

4. Penentuan nasib MRT

Gubernur DKI Jokowi meminta pemerintah pusat membayar 60 persen dan pemerintah daerah 40 persen pada proyek MRT, Lebak Bulus-Bundaran HI.

"Hasil rapat nanti akan kita umumkan 15 Januari 2013. Sudah putus akan dibuat (MRT)," ucap Jokowi ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1).

Sebelum kejutan 22 Januari, ada 5 Kejutan Jokowi pada 15 Januari

Porsi pembayaran utang yang diminta ini berubah dari sebelumnya yaitu 42 persen pemerintah daerah dan 58 persen pemerintah pusat."Bebannya Pemda berapa dan pusat berapa nanti itu kita putuskan, Tawaran DKI tetap 60:40," ucapnya.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan perubahan komposisi pinjaman harus berdasarkan keputusan pemerintah. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjadi penentu apakah permintaan ini dikabulkan atau tidak.

"Nanti Pak Hatta yang akan menyampaikan," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1).

5. Pemantapan jalur busway

Jokowi ingin menjadikan jalur busway lebih produktif. Momentumnya akan diambil mulai 15 Januari ini. Tanggal 15 Januari bagaimana pak? Tanya wartawan. "Memang kita ingin jalur busway itu produktif. Artinya dari bus ke bus jangka waktu pendek. 3-5 menit. Jadi yang naik ga perlu nunggu 1 jam.

Menurut dia, armada akan ditambah 102 masuk pada koridor padat. "Sisanya baru disebar. Juni masuk lagi kira-kira 450-an untuk busway. Lalu tambah kopaja, metromini baru. Nanti kelihatan. Kalau sudah maksimal, baru masuk ke MRT, monorail, KRL, lalu diintegrasikan satu tiket. Akhir tahun ini kita sudah siapkan KA sampai Dukuh Atas, masuk ke busway, 1 tiket, lalu nanti bus sedangnya juga," papar Jokowi.

"AMDAL-nya nanti ditindaklanjuti oleh kementerian yang teknisnya lebih ngerti. Nanti dilihat saja tanggal 15," kata Jokowi.

Sumber: merdeka.com