Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Rabu, 09 Januari 2013

Jokowi Telah Siapkan Jalan Soekarno

Jokowi Telah Siapkan Jalan Soekarno
Pengunjung mengamati contoh naskah proklamasi yang disusun Soekarno-Hatta, di Museum Penyusunan Naskah Proklamasi di kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (26/8). Museum tersebut memiliki koleksi dan dokumentasi saksi bisu sejarah Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dapat memberi nama salah satu jalan di Ibu Kota dengan nama Dr Ir Soekarno. Pasalnya, Jokowi adalah kader PDI-P.

Menanggapi usulan PDI-P, Jokowi mengaku sudah mempersiapkan jalan mana yang akan dijadikan sebagai jalan Soekarno tersebut. "Pokoknya jalan yang besar-besar, termasuk Jalan Panjang. Baru lima hari yang lalu dibicarakan, jadi itu yang nanti akan kami tentukan, jalan ini untuk nama ini, jalan ini nama ini," kata Jokowi seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Kementerian PU, Jakarta, Rabu (9/1/2012).

Ia pun akan memilih jalan besar dan strategis yang akan menggunakan nama proklamator tersebut. Jokowi pun merasa tak berlebihan adanya usulan tersebut karena Soekarno adalah pahlawan nasional.

"Bung Karno sudah enggak usah saya sebutkan alasannya, semua warga tahu, ya karena beliau proklamator dan pahlawan nasional," kata Jokowi.

Seperti diketahui, Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Ahmad Basarah mengatakan, Jokowi sebagai kader unggulan PDI-P harus dapat memperjuangkan Jalan Soekarno. Basarah mengatakan, peresmian nama-nama jalan Dr Ir Soekarno di beberapa daerah menjadi salah satu agenda dari rangkaian HUT PDI-P. Puncak acara HUT akan digelar di Waduk Djuanda, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis.

Pemberian nama Jalan Soekarno itu dilakukan setelah pemerintah memberi gelar pahlawan nasional kepada Soekarno pada November 2012. Dengan demikian, katanya, tuduhan yang diarahkan kepada Soekarno dalam Tap MPRS Nomor 33 Tahun 1967 tidak berlaku.

Sumber : kompas.com