Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Kamis, 25 Juli 2013

Survei API: Bila Jokowi Capres, Dahlan Iskan Cawapres Terkuatnya

Survei API: Bila Jokowi Capres, Dahlan Iskan Cawapres Terkuatnya
(Liputan6.com)

Hasil survei Aliansi Pemuda Indonesia (API) Perubahan mengungkap, bila Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi menjadi calon presiden 2014, maka yang paling kuat sebagai cawapresnya yakni Dahlan Iskan.

Pasangan Jokowi-Dahlan meraih elektabilitas 14,4%. Bila Jokowi menggandeng Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, maka meraih 7,9%.

"Sedangkan Jokowi dengan Prabowo ditempatkan pada posisi ketiga dengan tingkat persentase sebesar 5,4%," ungkap Sekjen API Perubaan Dendy Susianto dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Sementara, bila, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi capres, maka Jokowi merupakan tokoh paling layak sebagai cawapresnya.

"Jokowi menempati urutan pertama tokoh yang cocok menjadi cawapres mendampingi Prabowo dengan tingkat pemilih 8,2%," katanya.

Sedangkan tokoh lainnya yang cocok mendampingi mantan Danjen Kopasus itu, sambungnya, yakni Wiranto dengan total pemilih 6,5%, dan posisi ketiga Jusuf Kalla dengan angka 3,3%.

"Posisi keempat ada Abraham Samad dengan angka 2,8% dan kelima Anies Baswedan dengan angka 2,6%," jelasnya.

Sedangkang nama Dahlan Iskan dan Aburizal Bakrie menempati posisi 6 dan 7 dengan 2,0% pemilih.

"Selanjutnya ada nama Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, Surya Paloh, Hatta Rajasa, Ganjar Pranomo, Megawati Soekarnoputri, Djoko Suyanto dan Anis Matta," ujar Dendy.

Survei ini menggunakan metode telepolling dengan sistem multistage random sampling dari 650 responden. Wawancara dilaksanakan pada awal Juni sampai 1 Juli. Dari jumlah responden itu, pemilih berusia 17 tahun atau sudah menikah dengan komposisi 50% pria dan 50% perempuan. Margin of error sekitar 3,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Sumber: liputan6.com