Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Kamis, 27 Desember 2012

Januari, Jokowi Pastikan PNS Ganti Seragam Dinas dengan Pakaian Betawi

Joko Widodo (Jokowi (Dok/JIBI/SOLOPOS)

JAKARTA–Mulai Januari tahun depan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memastikan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) akan berseragam khas Betawi.

Rencananya pakaian tersebut akan dikenakan setiap Rabu menggantikan seragam coklat PNS. Beberapa model pakaian Betawi yang dirancang oleh Emma Amalia Agusbisri telah ditunjukkan di hadapan Jokowi, Kamis (27/12/2012) di Balai Kota, Jakarta.

"Ada beberapa, warnanya apa, hari besar apa, sedang kita sesuaikan. Setiap Rabu semuanya akan mengenakan pakaian tersebut. Tak terkecuali, gubernur juga," ucap Jokowi.

Selain melalui pakaian adat, dia mengungkapkan seluruh nuansa dan karakter Betawi juga akan ditampilkan dalam pelajaran muatan lokal di sekolah, masjid raya, destinasi wisata Setu Babakan, dan seluruh bangunan di DKI Jakarta.

Emma yang juga menjabat sebagai Penasihat Badan Musyawarah Betawi mengatakan seragam tersebut khusus dibuat sebagai contoh pakaian PNS.

"Pak Jokowi meminta dibuatkan pakaian tradisi yang mudah dipakai, tidak panas, dengan ruang gerak yang leluasa. Kita mengembangkan kebudayaan sambil berpartisipasi. Itu tindakan yang positif," jelasnya.

Diketahui, seragam Betawi yang dipamerkan sendiri terdiri dari beberapa contoh setelan baju koko untuk laki-laki, dan beberapa contoh setelan baju kebaya untuk wanita, dengan total 14 rancangan.

Sumber : www.solopos.com