Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Kamis, 27 Desember 2012

5 Aksi Merakyat ala Jokowi



Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terkenal dengan gaya khas pemimpin yang merakyat. Saat mengecek kondisi di lapangan, ia pun berperilaku bagaikan rakyat kebanyakan, seperti 5 aksi ini:

Ayah 3 anak ini berjanji terus blusukan selama 5 tahun memimpin Jakarta. Jokowi bertekad terus membela kepentingan wong cilik. Ia selalu memompa semangat jajarannya untuk gemar ke lapangan dan mampu menguasai permasalahan warga Jakarta.

Suami Iriana ini bahkan siap memutasi atau merotasi anak buahnya yang masih malas ke kantong-kantong permasalahan warga di kampung-kampung Jakarta.

Berikut 5 perilaku merakyat Jokowi:

1. Nyemplung Gorong-gorong


Jokowi yang berseragam Korpri dan bersepatu kanvas warna cokelat masuk ke dalam gorong-gorong setinggi 60 centimeter yang terletak di trotoar Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Gorong-gorong itu sedikit digenangi air dan lumpur. Namun, tidak ada sampah yang menyumbat di gorong-gorong tersebut.

Tanpa tedeng aling-aling, Jokowi masuk dan kemudian menyingsingkan lengan bajunya. Ia mengecek kondisi gorong-gorong.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ery Basworo mengamati aksi Jokowi sambil jongkok dan memberikan penjelasan-penjelasan dan menunjukkan gambar-gambar di peta.

Jokowi hanya 2 menit di dalam gorong-gorong itu. Suami Iriana itu lalu naik lagi. Kata Jokowi, gorong-gorong itu terlalu kecil.

"Ini besok dibuka saja. Tetapi ditunggui biar nggak ada yang masuk. Zaman Belanda dulu gede, ini kenapa bisa jadi kecil segini. Ini bukannya kecil tetapi kecil banget," kata Jokowi, Rabu (26/12/2012).

Jokowi berjanji segera memasang pompa penyedot air dan memperlebar gorong-gorong.

2. Nyeker Terobos Banjir


Jokowi meninjau sejumlah lokasi banjir di Jakarta. Salah satunya di lokasi banjir Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi, pada Senin (24/12/2012), pukul 12.10 WIB, Jokowi tiba di lokasi banjir. Begitu tiba di lokasi, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam ini langsung disambut oleh warga. Saat memasuki wilayah yang direndam air setinggi paha, para warga meminta Jokowi untuk turun meninjau langsung lokasi.

"Ayo pak, turun Pak Jokowi, ke sini," ujar seorang warga RW 10, Bukit Duri.

Tanpa ragu, Jokowi membuka sepatunya memberikannya ke ajudan, selanjutnya dia menggulung celana hitam hingga sebatas dengkul. Tanpa alas kaki, Jokowi lalu langsung menuju ke lokasi tergenang air cukup tinggi dan menyusuri gang-gang kecil. Warga  menyambut Jokowi dengan gembira.

"Hebat Pak Jokowi, nerobos banjir," ujar seorang warga sambil tersenyum.

Selain itu, Jokowi memantau bajir di sebuah kompleks perumahan elite di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan dari atas truk Satpol PP. Ia juga menerjang banjir di Jalan Wijaya Timur dengan menggunakan truk satpol PP B 9240 PQU dan ditemani sejumlah aparat kelurahan.

3. Periksa Gigi di Puskesmas


Jokowi menyempatkan diri terlibat dalam antrean pendaftaran pasien dan memeriksakan gigi ketika sidak di Puskesmas Kramat Sentiong, Jakarta Pusat.

Pantauan detikcom, Rabu (24/10/2012), Jokowi hadir lebih dulu dari beberapa staf Balai Kota sekitar pukul 08.15 WIB. Ia sudah berada di dalam antrean para pasien yang mendaftar untuk berobat.

Mantan Wali Kota Solo ini rupanya ingin mengetahui bagaimana proses pelayanan Puskesmas Kramat Sentiong kepada para masyarakat. Jokowi pun ikut mengantre untuk mendapatkan nomor urut pemeriksaan pasien.

"Saya ingin tahu prosesnya periksa di puskesmas, mau periksa gigi," kata Jokowi.

Setelah mendapat nomor antrean, Jokowi dipersilakan untuk naik ke lantai dua, ruang periksa dokter gigi.

Jokowi berada di ruang tersebut tidak lama, kurang dari lima menit dan langsung turun ke lantai dasar.

"Ternyata sudah ada pemeriksaan dokter, bagus, bagus. Jam 08.00 WIB sudah buka, dokternya sudah periksa," puji Jokowi.

4. Naik ke Atas Mobil Damkar


Jokowi menyambangi kantor Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia bahkan sempat naik ke atas mobil damkar itu.

Jokowi yang terbalut kemeja warna putih dan celana hitam mengecek alat-alat pemadam kebakaran dan kesiapan petugas damkar, Sabtu (27/10/2012).

Jokowi memberikan arahan dan memacu semangat kepada sejumlah petugas pemadam kebakaran. Jokowi dan para petugas Damkar lalu bersalaman.

Ia kemudian memeriksa kesiapan dan kesiagaan petugas pemadam kebakaran, termasuk kostum dan peralatan yang digunakan saat berjuang menjinakkan si jago merah.

Mantan Wali Kota Solo itu juga tidak segan-segan menjajal naik ke atas mobil pemadam kebakaran dan melakukan pengecekan.

"Tadi cek-cek, semua sudah hidup. Yang ini baik. Saya apresiasi untuk yang siap-siap seperti ini. Sudah bagus, sudah siap," kata Jokowi.

5. Makan di Warteg


Jokowi shopping usai salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Ia memborong sepatu, kemeja lalu makan di warteg. Orang nomor 1 di Jakarta itu tidak malu menawar harga.

Pengamatan detikcom, Jumat (23/11/2012), Jokowi menjatuhkan pilihannya untuk mengisi perut di Warteg Hajjah Jannah.

Jokowi melayani diri sendiri dengan mengambil nasi dan lauk pauknya. Ia makan siang dengan lauk tempe, teri kacang, telor dadar dan terong balado. Jokowi menyantap hidangan itu dengan lahap.

Tidak lama kemudian, Jokowi disuguhi es kelapa muda nan segar. "Lho ini apa?" kata Jokowi yang sebelumnya sudah disediakan air mineral oleh sang ajudan.

"Itu (dari) suami saya, Pak. Coba kelapa mudanya," kata Jannah ramah yang ikhlas dibayar berapa pun masakannya oleh Jokowi nanti.

Jokowi melanjutkan santap siangnya sambil bercengkrama dengan warga. Jokowi juga setuju pajak warteg dihapuskan. 
Menurut Jokowi, pajak sebaiknya hanya dikenakan terhadap pemilik restoran besar di Ibukota.

Sumber: detiknews.com