Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Minggu, 04 November 2012

Jokowi ingin mobil pemadam siaga di tiap kampung

Jokowi ingin mobil pemadam siaga di tiap kampung
pembukaan diklat damkar.

Kebakaran bukan lah cerita baru di Jakarta. Terkadang kondisi jalan yang macet, letak permukiman yang sulit diakses menjadi kendala bagi pemadam untuk cepat sampai lokasi. Ke depan akan diupayakan mobil pemadam ada di setiap perkampungan.

"Nanti ada alat pemadam kebakaran yang diletakkan di setiap kampung-kampung," kata Gubernur DKI Joko Widodo di Bundaran HI, Minggu (4/11).

Jokowi tak ingin tiap kali datang telat petugas pemadam selalu menjadi sasaran kemarahan warga. Padahal banyak kendala lain yang dialami, namun warga tutup mata, tutup kuping.

"Ya misalnya sudah ada kebakaran, Damkar sudah jalan tapi kena macet, gimana? Terus masuk ke kampung, gang yang sempit juga gimana? Jadi jangan salahkan Damkar," ujarnya.

Dia juga sudah mengecek ke beberapa lokasi seperti Tanah Abang dan Cempaka Baru. Solusinya kata Jokowi, memang perlu ada penambahan armada mobil pemadam.

"Itu berapa sih harganya, murah sekitar Rp 10-15 juta. Kalau Rp 10-15 juta di kali 300 berapa?" tutur Jokowi.

Apakah rencana pengadaan ini sudah dianggarkan, Jokowi masih akan melihat APBD. "Ya lihat saja, bisa dicek di APBD nanti," tandasnya.
Sumber : merdeka.com