Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Rabu, 06 Februari 2013

Jokowi Luncurkan Waterway Saat Valentine's Day

Jokowi Luncurkan Waterway Saat Valentine's Day
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi datang ke Rumah Susun Marunda, Jakarta, Kamis (18/10/2012). Pada kunjungan kerja tersebut, Jokowi melihat kondisi rumah susun yang sejak selesai tahun dibangun pada 2007, dari 26 blok, baru 16 blok yang terisi.

Gubernur DKI Jakarta rencananya akan meluncurkan akses transportasi warga yang tinggal di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara ditingkatkan melalui lewat moda transportasi laut (waterway) pada 14 Februari 2013.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, peningkatan alternatif transportasi laut tersebut untuk mendukung transportasi warga korban banjir Muara Baru ke Marunda. "Nanti mulai tanggal 14 Februari sekalian valentine's day," kata Pristono, di Balaikota Jakarta, Rabu (6/2/2013).

Pristono mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan dua kapal transportasi laut. Kapal tersebut merupakan sejenis kapal kerapu dengan kapasitas 30 orang. Kapal tersebut untuk mempermudah warga yang mayoritas bekerja di Muara Baru. Sejauh ini, kata dia, laut yang berada pinggiran pantai dari Marunda ke Muara Baru sudah bersih. Selain akses menuju Muara Baru, nantinya warga Marunda juga bisa ke Muara Angke maupun berbelok menuju Ancol.

Untuk sementara waktu, baru ada dua unit kapal yang disiapkan untuk melayani rute Marunda ke Muara Baru. Nantinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan empat kapal lagi. Keberadaan empat kapal tersebut akan digunakan sebagai moda transportasi dari Duren Sawit menuju Marunda, Ancol menuju Muara Baru, dan Muara Baru menuju Muara Angke.

"Kami menggunakan yang sudah punya dulu. Nanti kalau dari Muara Baru ke Marunda sukses, kami hubungkan lagi dengan Ancol, dengan Pantai Mutiara, dengan Muara Angke. Jadi, nanti transportasi laut bagi orang pesisir utara dapat berguna," kata Pristono.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah menyiapkan transportasi laut untuk digunakan warga dan mempermudah akses menuju Marunda. Untuk sementara, waterway tersebut tidak dikenakan biaya.

"Ini sementara belum karena ini perintisan. Gratis dulu, nanti kalau sudah jadi bisnis, jalan. Mungkin nanti perjalanannya dari Duren Sawit, Marunda, Ancol-Muara Baru, Muara Baru-Angke, agar beban di jalan juga lebih berkuranglah," kata Jokowi.

Sumber : kompas.com