Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Jumat, 08 Februari 2013

Benarkah Pembangunan 12 pulau impian Ahok hancurkan masa depan Jakarta ..??

Pembangunan 12 pulau impian Ahok hancurkan masa depan Jakarta
Palm Islands Dubai. stefaniestoelen.blogspot.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bermimpi membangun 12 pulau di Teluk Jakarta. Konsep pulau ini mirip dengan Palm Islands di Dubai, Uni Emirat Arab.

Usulan Ahok ini membuat aktivis lingkungan geram. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Berry Nahdian akan menentang keras rencana ini. Menurut dia, pulau yang terbuat dari hasil kerukan Waduk Pluit itu berpotensi merusak ekosistem dan biota laut yang sudah terbentuk dengan alami.

"Pada prinsipnya, membawa material asing dan menggunakannya di lingkungan lain memiliki potensi untuk mengubah atau bahkan merusak lingkungan itu," kata Berry saat dihubungi, Jakarta, Jumat (7/2).

Berry heran dengan keinginan Ahok yang jelas-jelas merusak lingkungan teluk atau pesisir Jakarta. Sebab, dipastikan akan ada zat beracun yang terkandung dalam lumpur tersebut.

"Dalam lumpur Waduk Pluit, banyak terkandung zat zat kimia yang berbahaya bagi makhluk biologis seperti diterjen, limbah, timbal, dan merkuri. Zat itu, datang dari limbah limbah industri yang banyak terdapat di daerah sekitar Pluit," ungkapnya.

Walhi meminta Ahok mempertimbangkan rencana itu, karena hanya akan memperparah banjir di Jakarta.

"Jangan sampai memaksakan menggunakan lumpur dengan kandungan zat kimia berbahaya yang pada akhirnya memusnahkan ekosistem di sekitar pulau yang dibangun. Sebaiknya dilakukan pengkajian mendalam dulu sebelum rencana ini benar benar direalisasikan," tegas Berry.

Sebelumnya, Ahok menyatakan konsep pembangunan 12 pulau ini tidak salah secara regulasi. Disebut salah kalau misalnya pemerintah memberi izin dan berharap imbalan uang. "Ini kan dikembalikan bentuknya fasilitas. Kalau bisa hemat kita hemat, prinsip mengelola APBD kan sederhana, tambah pemasukan sebesar mungkin tekan pengeluaran semaksimal mungkin. Tanpa menekan orang itu loh," tegas Ahok kemarin.

Dia menambahkan, setiap pulau luasnya 50-60 hektar. Total sebanyak 12 pulau. Dia menjanjikan pengusaha bakal untung dengan proyek ini. "Kamu hitung aja kalau tiap tanah dia untung Rp 10 juta, kalo 6 hektar untung Rp 6 triliun. Wajar dong bagi kita Rp 1 atau 2 Triliun untuk pembangunan," ujarnya.

Nantinya, 12 pulau itu bukan hanya milik PT Pembangunan Jaya Ancol saja, tetapi juga bisa dimiliki perusahaan lain. "Mereka nanti yang bikin jembatan dari daratan," katanya.

Palm Island di Dubai, Uni Emirat Arab merupakan kepulauan buatan. Kepulauan ini merupakan reklamasi tanah terbesar di dunia yang pernah dibangun. Kepulauan yang dibangun oleh Nakheel Properties ini terdiri dari beberapa pulau, seperti Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali dan Palm Deira.

Kepulauan yang diciptakan oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Dubai. Di dalam pulau tersebut terdapat berbagai fasilitas seperti hotel bintang lima, perumahan elite, rumah sakit, dan banyak lagi fasilitas mewah lainnya.

Sumber : merdeka.com