Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Selasa, 27 Agustus 2013

Jokowi: Kalau puskesmas sepi artinya warga banyak yang sehat


Jokowi: Kalau puskesmas sepi artinya warga banyak yang sehat
Jokowi kunjungi Pasar Tanah Abang.

Bukan hanya melakukan blusukan di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga melihat langsung puskesmas setempat yang letaknya berada di sebelah kantor kelurahan tersebut.

Namun sayangnya ketika didatangi Jokowi tidak ada aktivitas pelayanan di sana. Justru terlihat lenggang tidak ada warga yang datang berobat.

"Iya tadi saya dapat laporan, warga datang pagi tadi dan seharinya di puskesmas ini hanya melayani 30-40 warga saja, itu kan artinya ada kemajuan warga banyak yang sehat," ujar Jokowi, di puskesmas Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jokowi terlihat senang melihat tidak adanya aktivitas pelayanan di puskesmas. Itu tandanya, kata Jokowi, warga-warga sudah memiliki kesehatan yang cukup baik.

"Lho puskesmas sepi kok heran, mungkin males pak warga datang siang-siang? Nda nda itu mah, puskesmas sepi itu artinya sehat-sehat warganya, coba bandingkan dulu bisa sampai 100-200 warga datang ke puskesmas," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com