Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Senin, 01 April 2013

Jokowi "Nyontek" Singapura Bangun Taman

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Gita Wirjawan saat melihat-lihat taman gantung di halaman Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2013).

Pulang dari Singapura, Joko Widodo mengaku tertarik meniru pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) atau taman ala negeri Singa. Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, ia sengaja meluangkan waktu untuk melihat langsung taman-taman di Singapura tersebut sambil berdiskusi tentang pembangunannya.

Menurut Jokowi, Singapura memulai pembangunan taman secara besar-besaran sekitar dua dekade lalu. Hal itulah yang membuat negeri tersebut sukses membuang kesan kumuh dan mengubah wajahnya menjadi negara taman.

"Kita ingin tahu mereka (Singapura) memulai pembangunan taman dari mana. Itu yang ingin kita tahu. Kalau soal menanam, kita sudah jago," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (1/4/2013).

Untuk di Jakarta, kata Jokowi, cara serupa juga mesti dilakukan. Jika selama ini pembangunan taman hanya dilakukan dalam jumlah kecil, ke depan, mantan Wali Kota Surakarta ini bermimpi untuk langsung membangun taman dalam jumlah ratusan.

Guna mewujudkannya, perlu disiapkan lahan besar untuk taman-taman tersebut. Pasalnya, pembangunan taman akan bersentuhan dengan pembebasan lahan serta relokasi warga di lahan tersebut ke tempat yang baru.

"Kalau setahun cuma buat empat (taman) ya enggak ngefek, bikin itu sekaligus 400 itu baru ngefek. Kita ini kan sekarang belum bisa memulainya, nah ini mau kita usahakan memulai," ujarnya.

Sumber: kompas.com