Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Minggu, 24 Maret 2013

Jokowi sebut preman Pelabuhan Tanjung Priok tak perlu ditakuti

Jokowi sebut preman Pelabuhan Tanjung Priok tak perlu ditakuti

Pembangunan Terminal Kalibaru, di Pelabuhan Tanjung Priok, sudah dimulai. Menurut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dengan pembangunan itu dia yakin dan optimis pergerakan ekonomi di Jakarta akan melejit tajam.

"Artinya pergerakan ekonomi di sini di Jakarta ke depan kelihatan, loncatnya akan sejauh mana. Karena hampir 70-an persen itu lewatnya di Tanjung Priok," ujar Jokowi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (22/3).

Jokowi menegaskan pengelolaan Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok itu sepenuhnya akan dikelola oleh Pelindo. Sejauh ini, dia melihat tidak ada kendala terkait pembangunan itu.

"Enggak ada, enggak ada (hambatan). Enggak denger, dukung semuanya, enggak ada masalah," tegas Jokowi.

Terkait tingginya tingkat premanisme di kawasan pelabuhan. menurut Jokowi itu bukan lah satu masalah yang perlu ditakutkan. Diakui Jokowi, premanisme di wilayah Jakarta Utara memang rawan terjadi.

"Itu urusan Pelindo itu. Kalau yang saya denger enggak ada masalah. Mungkin ada dikit-dikit ya urusannya Pelindo," tandasnya.

Sumber: merdeka.com