Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Senin, 11 Februari 2013

Ahok: Sistem Tilang Online Akan Kerja Sama dengan Bank

Ahok: Sistem Tilang Online Akan Kerja Sama dengan Bank
Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahja Purnama. (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Penerapan sistem tilang elektronik di Jakarta yang diusulkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama tentu saja tidak bisa berjalan sendiri. Terbentuknya sistem tersebut akan berkaitan dengan bidang lain seperti perbankan.

"Itu untuk nyediainnya memang mesti kerja sama sama bank lagi," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta, Senin (12/2/2013).

Ahok menjelaskan, kerja sama dengan bank itu tentu harus ada hitungannya.

"Kalau bank enggak mau karena terlalu mahal karena bisa puluhan miliar, jadi perusahaan itu tender," ujarnya.

Perusahaan yang mau membangun kerja sama, tambah Ahok, akan langsung melakukan transfer ke Pemprov DKI.

"Jadi BTO bukan BOT, Build Transfer Operate, nanti kita bayar cicil. Lalu kita tentukan, misalnya ERP kita tentukan mau berapa duit. Kepolisian juga diuntungkan karena sistemnya sama-sama praktis," imbuh mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sumber : liputan6.com