Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Selasa, 13 November 2012

Jokowi puji Ahok marahi kepala dinas

Jokowi puji Ahok marahi kepala dinas

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memuji sikap wakilnya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) memarahi kepala dinas saat rapat soal anggaran. Jokowi dan Ahok memiliki gaya sendiri-sendiri ketika menghadapi suatu permasalahan.

"Ya bagus, ya memang orangnya seperti itu. Setiap orang punya gaya sendiri-sendiri, ya itu gaya pak wakil gubernur," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (14/11).

Tidak hanya itu, Jokowi mengakui ada seorang PNS yang melaporkan sikap Ahok yang memarahi anak buahnya. Namun, Jokowi sudah memberikan penjelasan kepada terhadap PNS tersebut.

"Curhat enggak apa-apa, saya beritahu setiap orang punya gaya sendiri-sendiri. Semua nurut, dan baik-baik," lanjutnya.

Terkait penayangan Ahok yang ditayangkan melalui situs Youtube, Jokowi mengatakan hal itu merupakan langkahnya untuk lebih terbuka kepada masyarakat. Dengan demikian, warga busa mengetahui langsung situasi yang terjadi di dalam rapat atau ketika menemui seorang tamu.

"Katanya suruh terbuka, setelah terbuka ditanyakan. Ya, biar ngerti situasi rapat dengan dinas seperti ini, dengan tamu seperti ini, dengan BUMN seperti ini, dengan buruh sepeti ini gitu aja," tandasnya.

Terkait pemotongan anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebesar 25 persen, Jokowi mengaku sudah memiliki perhitungan pembangunan sebuah gedung. Dengan demikian, ketika proyek itu dilelang, harga tidak mengalami peningkatan cukup tinggi.

"Ya terutama dengan hal yang bersifat fisik, kalau fisik itu kan angkanya sebuah gedung itu per meter kan ngerti semua berapa, jangan sampai angka tinggi terus pas dilelang menjadi tinggi dan nanti akhirnya jadi silva, kan silva kita selalu tinggi," paparnya.

Saat menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Ahok meminta anggaran dipangkas 25 persen. Ahok bahkan mengultimatum, jika jajaran Dinas PU DKI Jakarta tidak sanggup memotong anggaran 25 persen, dia sendiri yang akan membangun proyek-proyek infrastruktur dengan dana operasional yang dimilikinya.

"Itu hitungan kami, ada dasarnya, dipotong 25 persen uang itu masih banyak ruang gerak, tidak apa-apa, jadi kalau bapak dan ibu tidak mau lakukan, dua pilihan, saya bangun kasih contoh, kita ambil 100 persen dari hitungan bapak, kita akan proses habis, kita bukan ngancam.

"Atau cara kedua, kita tunda, tapi sampai eselon III kita copot. Terbuka, kita perang terbuka kami tidak ada pilihan, yang jelas PU harus potong anggaran. Kita potong 25 persen," tegas Ahok.

Ahok menantang jajaran Dinas PU jika keberatan anggarannya dipotong untuk berdebat secara teknis dan mendatangkan para ahli. "Ketahuan mahal kita buka. Ini kita siarkan langsung lewat YouTube, saya tidak ingin semua pembicaraan saya tidak diketahui semua orang.

"Kalau Bapak ngotot tidak mau, ini anggaran semua akan saya taruh di website, biar semua orang bisa pelototin," ucap Ahok.

Sumber : merdeka.com