Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Sabtu, 17 November 2012

Baju Kotak-kotak Paten Dikritik, Jokowi Akan ke Bandung

Baju Kotak-kotak Paten Dikritik, Jokowi Akan ke Bandung
Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki

Baju kotak-kotak yang dikenakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki, menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat di Jabar. Gaya mereka dinilai meniru gaya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Melihat kondisi itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan langsung memerintahkan Rieke-Teten untuk tidak menggunakan baju kotak-kotak, yang pernah menjadi ciri khas Joko Widodo atau Jokowi dalam kampanye pemilihan kepala daerah. Adapun Jokowi, yang menyarankan penggunaan baju kotak-kotak kepada Rieke-Teten, akan datang langsung ke Bandung untuk menuntaskan polemik itu.

"Insya Allah Pak Jokowi akan datang ke Bandung, besok (Minggu, 18/11/2012). Kita akan segera akhiri setelah Pak Jokowi menjelaskan mengenai konflik baju kotak-kotak itu kepada masyarakat," kata Rieke kepada wartawan di Bale Pananjung Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan, Bandung, Sabtu (17/11/2012).

Rieke mengaku, memang sebelumnya akan memakai baju putih-putih. Namun, kata dia, karena pasangan lain lebih dulu mengenakan pakaian serbaputih, akhirnya ia memutuskan memakai baju kotak-kotak. Rieke mengatakan, ada yang lebih penting di balik baju kotaknya itu, yakni rakyat.

"Memangnya salah ya pakai baju kotak-kotak? Biarin saja padahal, daripada saya tidak pakai baju sama sekali, nanti orang-orang malah kebingungan lihat saya," katanya sambil tersenyum.

Rieke dan Teten, atau biasa disebut pasangan Paten, mengenakan baju kotak-kotak ala Jokowi ketika mereka mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat, Sabtu (10/11/2012). Rieke pernah mengatakan bahwa baju kotak-kotaknya itu adalah modal satu-satunya untuk maju dalam Pilgub Jabar 2013. Rieke menyebutkan, baju itu adalah warisan dan perintah dari Jokowi.

"Saya dan Kang Teten memakai baju kotak-kotak ini adalah perintah dari Pak Jokowi, siapa yang tidak setuju silakan protes kepada Jokowi," kata Rieke.

Sumber : bkompas.com