Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Senin, 19 Mei 2014

Maju jadi Cawapres Prabowo, Hatta Rajasa Malah Puji Jokowi-JK


Ketua Umum PAN Hatta Rajasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hatta Rajasa, yang dalam pemilihan presiden 2014 ini akan melaju bersama Prabowo Subianto. Namun, dia mengakui pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) adalah putra terbaik bangsa.

"Saya kira (mereka) itu adalah putra-putra terbaik bangsa," ungkap Hatta, ditemui usai serah terima jabatan Menko Bidang Perekonomian, di Kantor Kemenko, Jakarta, Senin (19/5/2014). Namun, dia melanjutkan, putra terbaik bangsa Indonesia juga ada pada sosok Prabowo Subianto.

"Sama juga Prabowo, juga putra terbaik bangsa. Jadi, mari kita jalani proses demokrasi ini dengan lancar dan baik," ucapnya.

Hatta pun optimistis akan memenangkan piplres tahun ini sabagai cawapres Prabowo Subianto. "Semua orang harus yakin untuk menang," kata dia.

Lantas, program apa yang akan ditawarkan ke masyarakat yang menimbulkan optimismenya itu? "Tentu saja ada. Seperti misalkan upaya-upaya keras kami nanti untuk meningkatkan pembangunan yang sudah ada ini, terutama fokus pada infrastruktur," sebutnya.

Mantan Menko Bidang Perekonomian itu pun menegaskan pembangunan infrastruktur dasar yang sudah harus selesai dalam waktu dekat. Dia menambahkan, ada tiga kriteria bangsa maju. Pertama adalah soal infrastruktur dasar yang harus tersedia. Kedua adalah pendidikan masyarakat, dan ketiga, adalah soal inovasi.

Sumber: kompas.com