Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Kamis, 15 Mei 2014

Cawapres bagi Jokowi Diumumkan di Hari Kebangkitan Bangsa

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo memberikan sambutan saat acara deklarasi di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa akan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2014 pada 9 Juli 2014 mendatang.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyatakan akan mengumumkan bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo alias Jokowi pada 20 Mei 2014. Tanggal tersebut dianggap sesuai dengan semangat membawa perubahan dan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

"Tanggal 20 Mei, hari bagus, pas Hari Kebangkitan Nasional," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI-P, Tjahjo Kumolo, saat dijumpai di acara peletakan batu pertama Kantor DPP PDI-P di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (16/52014).

Di tempat terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menuturkan, hari baik yang akan dipilih partainya untuk mengumumkan bakal cawapres Jokowi adalah di antara 18-20 Mei 2014. Dari seluruh tanggal tersebut, menurutnya, 20 Mei adalah waktu yang sangat tepat untuk dijadikan momentum.

"Di antara hari itu ada yang paling bagus, di mana sesuai dengan semangat Pak Jokowi ingin melakukan perubahan, di Hari Kebangkitan Nasional," pungkasnya.

Nama dan waktu pengumuman bakal cawapres Jokowi terus menjadi teka-teki. Wakil Sekjen PDI-P Achmad Basarah sempat mengatakan partainya akan mengumumkannya di hari Jumat. Namun, sampai Jumat terakhir jelang waktu pendaftaran pasangan capres-cawapres, dipastikan tak ada rencana pengumuman itu.

Mengenai calonnya, saat ini namanya telah mengerucut antara Ketua KPK Abraham Samad dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain PDIP, Jokowi didukung PKB dan Partai Nasdem.

Sesuai Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2014 tentang Tahapan Pilpres, pendaftaran pasangan capres dan cawapres 18 hingga 20 Mei 2014, pemeriksaan kesehatan pada 19 hingga 23 Mei 2014, verifikasi kelengkapan persyaratan administrasi 18 hingga 23 Mei 2014, pemberitahuan hasil verifikasi administrasi 22 hingga 24 Mei 2014, perbaikan kelengkapan persyaratan 24 hingga 26 Mei 2014.

Selanjutnya, perbaikan kelengkapan persyaratan pada 25 hingga 27 Mei 2014, penyerahan perbaikan kelengkapan persyaratan 25 hingga 27 Mei 2014, verifikasi hasil perbaikan kelengkapan persyaratan 26 hingga 29 Mei 2014, dan pemberitahuan hasil verifikasi perbaikan 28 hingga 30 Mei 2014.

Sedangkan, penetapan nama-nama pasangan capres dan cawapres 31 Mei 2014, pengambilan nomor urut pasangan capres dan cawapres pada 1 Juni 2014.

Sumber: kompas.com