Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Rabu, 22 Januari 2014

Target Jokowi, Tiap 5 Menit Ada Bus Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau pengoperasian bus baru transjakarta di Selter Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/1/2014).

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menargetkan, waktu antara (head way) bus transjakarta satu dan lain sampai ke selter berkurang menjadi 5-7 menit. Selain dapat mengangkut lebih banyak penumpang, kondisi itu secara tak langsung merangsang orang untuk naik transjakarta.

"Headway-nya sekarang itu 10 sampai 15 menit. Target kita ini 5 hingga 7 menit," kata Jokowi setelah peresmian pengoperasian 30 bus baru transjakarta, Rabu (22/1/2014) siang.

Saat ini, Unit Pengelola (UP) Transjakarta memiliki sekitar 500 unit transjakarta. Namun, yang beroperasi sekitar 400 bus. Sisanya ada yang dalam perbaikan dan ada yang cadangan.

Jokowi mengatakan, lamanya waktu menunggu di selter bus membuat warga malas menggunakan transjakarta. Oleh sebab itu, ia berjanji akan terus menambah bus transjakarta. Mengutip data dari Institute Transportation Development Policy (ITDP), untuk bisa memiliki waktu headway seusai target Jokowi, idealnya UP Transjakarta harus menambah 1.200 bus lagi.

"Kan dari 310 bus baru, 30 sudah beroperasi kemarin di awal Januari kemarin. Tapi, kemarin beroperasi di Koridor II dan III. Kalau yang saat ini Koridor V sama VIII. Terus ditambah," kata Jokowi.

Pemprov DKI mendatangkan 310 bus baru transjakarta sejak akhir tahun 2013. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 bus telah dioperasikan pada awal Januari lalu. Jumlah bus akan terus ditambah sampai sesuai dengan target awal.

Bus-bus yang diluncurkan awal bulan ini beroperasi di Koridor II ekspres (Pulogadung-Senayan) serta Koridor III ekspres (Kalideres-Harmoni-Bundaran Senayan). Adapun bus yang diluncurkan hari ini akan beroperasi di Koridor V (Pusat Grosir Cililitan-Ancol) serta Koridor VIII (Harmoni-Lebak Bulus).

Sumber: kompas.com