Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Kamis, 19 September 2013

MRT dan Monorel Pasti Dibangun, Jokowi Tak Malu Lagi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) berbincang-bincang dengan kepala daerah negara-negara di ASEAN dalam Meeting of the Governors/Majors of the Capitals of ASEAN di Hotel JW Marriot Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merasa tidak lagi malu menceritakan kondisi transportasi Jakarta kepada pemimpin daerah di negara lain. Hal itu dikarenakan dua moda transportasi, yakni mass rapid transit atau MRT dan monorel, dipastikan dibangun pada tahun ini.

"Saya tadi bicara kok, dengan bangga saya bilang sudah dimulai semuanya, he-he-he," ujar Jokowi seusai Meeting of the Governors/Majors of the Capitals ASEAN di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2013) sore.

Dulu Jokowi kurang percaya diri jika bertemu kepala daerah negara lain, terutama jika membahas fasilitas transportasi di Ibu Kota. Meski MRT dan monorel sudah direncanakan sejak belasan tahun lalu, pembangunannya tidak kunjung dilakukan. Negara-negara lain yang perencanaannya lebih muda justru sudah memilikinya.

"Kalau ketemu sama gubernur negara lain, mereka sudah cerita MRT, monorel. Lah kita, mau cerita bus saja enggak bisa. Masak cerita kopaja," ujarnya.

Jokowi paling aktif

Acara pertemuan kepala daerah se-ASEAN dihadiri delegasi dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Masing-masing negara membawa 11 delegasi di mana satu di antaranya adalah kepala daerah.

Seusai acara yang dilangsungkan secara tertutup tersebut, Kepala Biro Daerah dan Hubungan Luar Negeri DKI Heru Budi Hartono mengatakan, Jokowi sangat memanfaatkan forum kepala daerah itu untuk bertukar pikiran. "Beliau tadi sangat aktif baik saat menyampaikan ide-ide, gagasan, atau bertanya," ujar Heru.

Lebih jauh, Heru mengklaim bahwa pertemuan yang dilaksanakan untuk menyambut perdagangan bebas di negara-negara ASEAN pada 2015 itu mendapat respons positif dari peserta acara itu. Menurut peserta, jarang sekali ada forum antargubernur, khususnya di negara-negara Asia Tenggara.

Sumber: kompas.com