Tidak dapat diragukan lagi bahwa Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan nama julukan JOKOWI merupakan sosok yang saat ini cukup fenomenal di Indonesia. Jokowi adalah mantan Walikota Surakarta ini telah menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat luas, semenjak dirinya mempopulerkan mobil SMK beberapa saat yang lalu.

Jokowi yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 ini semakin menjadi perbincangan masyarakat ketika secara resmi mencalonkan diri sebagai calon Gubernur untuk DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDI-P) yang berkolaborasi dengan Partai Gerindra.
Dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama yang juga sering dijuluki sebagai Ahok.



Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sebenarnya sudah lebih duluan populer dimata masyarakat Solo. Terbukti selama 2 priode terakhir menjabat sebagai Walikota di Surakarta, Jokowi telah mampu melakukan perubahan yang sangat pesat di kota ini. Dibawah kepemimpinan Jokowi, Kota Solo telah menjadi branding dengan slogan Kota, yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Baca biografi lengkap beliau DISINI

Baca biografi wakil beliau ( AHOK ) DISINI

Rabu, 19 Juni 2013

Kalah Ganteng dari Ajudan, Jokowi Ditertawakan Mahasiswa

Gubernur DKI Joko Widodo menjadi bahan tawa ratusan mahasiswa STIKOM Interstudi. Kejadian itu terjadi saat pria yang akrab disapa Jokowi memberi kuliah umum di Aula kampus, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (19/6/2013) pagi.

Gubernur DKI Joko Widodo menjadi bahan tawa oleh ratusan mahasiswa STIKOM Interstudi. Kejadian itu terjadi saat Jokowi memberi kuliah umum di aula kampus yang terletak di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu pada Rabu (19/6/2013) pagi.

Pada kuliah umum tersebut, Jokowi menceritakan masa lalunya terjun ke dunia politik. Jokowi pun mendapat jasa pengawalan oleh ajudan. Namun, Jokowi merasa kalah pamor lantaran sang ajudan secara fisik lebih gagah dan lebih ganteng darinya.

"Di Solo banyak yang keleru, menyangka saya bukan wali kota. Mereka lebih gagah dari saya. Tiga bulan, langsung saya minta ganti," ujarnya.

"Makanya saya minta ajudan yang jangan lebih ganteng dari saya. Dari delapan ajudan, akhirnya saya milih satu, ini dia orangnya," lanjut Jokowi sambil menarik tangan ajudannya bernama Dista.

Aksi Jokowi dan ajudan itu pun mengundang tawa dari ratusan mahasiswa yang hadir. Namun, meski menjadi bahan tawa mahasiswa, Jokowi serta sang ajudan percaya diri berdiri bersebelahan.

Ajudannya malah tambah menegapkan tubuhnya. Kuliah umum dengan tema "Jakarta Baru, Jakarta Megapolitan, Prospek dan Peluang" itu mendapat sambutan positif dari ratusan mahasiswa. Hingga pukul 10.23 WIB, kuliah umum masih berlangsung.

Sumber: kompas.com